Melatih Komunikasi Anggota Pramuka Melalui Voice Repeater Satelit IO-86 / LAPAN A2 di Batas Negara

Gerakan Pramuka adalah satu-satunya organisasi kepanduan, yang bergerak pada bidang pendidikan nonformal bagi peserta didiknya untuk membentuk karakter, menambah pengetahuan dan keterampilan juga mempersiapkan diri peserta didik untuk bersaing sebagai kader-kader pemimpin bangsa, yang kegiatannya dilaksanakan diluar lingkungan sekolah dan diluar lingkungan keluarga dengan bentuk kegiatan yang menarik, menantang, menyenangkan dan terarah dan dilakukan dengan prinsip dasar dan metode kepramukaan yang sasarannya adalah pencapaian Spritual, Emosional, Sosial, Intelektual dan Fisik (SEOSOSIF).

Gerakan Pramuka tentunya dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan kegiatan pendidikannya selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan juga masalah-masalah bagi kaum muda sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan selalu mengalami penyesuaian dan peningkatan baik dari segi konsep dan materi kegiatan.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Amatir Satelit Indonesia (AMSAT-ID) dan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) kembali memberikan kesempatan kepada Gerakan Pramuka selama dua hari, mulai 11-12 Juni 2022. Untuk berlatih komunukasi Via Satalit IO 86 / Lapan A2.

Dalam kesempatan tersebut satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI (IO-86) berpartisipasi dalam melakukan komunikasi suara atau Voice Repeater (VR). Menurut Peneliti Pusteksat sekaligus penggiat Amatir Radio, Sonny Dwi Harsono, kegiatan VR maupun SSTV merupakan upaya memperkenalkan komunikasi satelit kepada adik -adik Pramuka untuk menyebarkan informasi. Biasanya informasi yang disebarluaskan mengenai kebencanaan yang langsung dilaporkan di tepat kejadian.

Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Sajingan Besar Kwartir Cabang Sambas, bersama coordinator Messengers of Peace Sambas Kalimantan barat dan coordinator Messagers of Peace Sarawak Malaysia serta Pramuka Peduli Sambas yang memiliki Callsign, pelaksanaan dipusatkan di Aruk Sajingan Besar Perbatas RI-Malaysia.

Net Control Station (NCS) wilayah Barat YD0MZQ Kak Edi Junaedi, YD1EYA Kak Bambang Puji Santoso dan YD0AVJ Kak Adityo Kusharjanto dengan peserta Pramuka Sambas YC7COM Kak M. Eksan, YD7CHM Kak Handri Mamudi, YD7AKH Kak Akhmad, YD7CKL Kak Suryadi dan YD7AUE Kak U.Elita Berhasil melakukan komunikasi/kontak dengan beberapa stasiun.

Kontributor By : YC7COM – M.Eksan
Created By : YD7CHM – Handri Mamudi

Lihat Artikel Sumber